ringkasan surat masuk dan surat keluar Kenny
prosedur pengurusan surat masuk dan surat keluar sistem buku agenda:
*penanganan surat masuk dan surat keluar:
•surat masuk:
adalah surat surat yang diterima oleh suatu organisasi atau perusahaan yang berasal dari seseorang atau dari suatu organisasi.
*penanganan surat masuk:
-surat diantarkan ke security oleh pengirim surat
-TU/staf admin/sekretaris menerima surat dari security
tugas bagian penerimaan:
meneliti ketepatan alamat si pengirim surat
mengumpulkan dan menghitung jumlah surat yang masuk
menggolong-golongkan surat sesuai dengan urgensi penyelesaian surat
menandatangani bukti pengiriman sebagai tanda bahwa surat telah diterima
*penyortiran surat:
adalah memilah/milah surat untuk diolah lebih lanjut.
tujuan penyortiran adalah:
mengetahui jumlah surat yang masuk
menentukan prioritas penyelesaian surat
memisahkan surat yang untuk distribusikan surat
memisahkan surat surat yang diperlukan penanganan khusus
ada contoh surat, yaitu : penting, pribadi, biasa
*surat diagendakan oleh sekretaris:
tugasnya:
melaksanakan sebagian tugas sekretaris daerah dalam pelaksanaan kegiatan pengagendaan dan pelaksanaan ekspedisi
melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan oleh asisten administrasi sesuai bidang tugasnya
*pendistribusian surat:
distribusi merupakan suatu proses yang menunjukan penyaluran surat yang dibuat dari suatu perusahaan agar sampai kepada orang yang akan dituju
*contoh pendistribusian surat:
a.langsung ke pimpinan
b.ke orang yang dituju
c.ke unit yang dituju
•surat keluar:
adalah surat surat yang dikeluarkan atau dibuat suatu organisasi atau perusahaan untuk dikirimkan kepada pihak lain, baik perseorangan maupun kelompok
*penanganan surat keluar:
pimpinan menginstruksikan kepada bawahannya untuk membuat atau membalas surat. hal ini disebut disposisi
*pembuatan konsep:
untuk membuat surat harus dibuat dulu konsepnya secara tertulis, diatas kertas bergaris atau kertas buram. hal ini untuk mengurangi kesalahan pada saat pengetikan. pembuatan konsep dibuat secara:
sentralisasi -> dipusatkan kepada unit tertentu yang menangani kegiatan administrasi persuratan
desentralisasi -> dibuat oleh masing masing unit atau bagian tertentu sesuai dengan kebutuhan masing masing
*pengonsepan surat dapat dilakukan oleh :
atasan/pimpinan
orang yang ditunjuk (konseptor)
sekretaris
*pimpinan mengoreksi surat:
hal ini untuk memastikan apakah konsep yang dibuat oleh sekretaris sesuai dengan keinginan pimpinan atau tidak dan untuk meneliti apakah ada yang kurang atau tidak
*pengetikan surat:
sekretaris/TU/staf admin mengetik konsep yang sudah disetujui oleh pimpinan
*penandatanganan surat:
sekretaris memberikan surat untuk ditandatangani pimpinan
*pemberian nomor:
setelah surat ditandatangani, surat diberi nomor oleh sekretaris/staf admin. nomor surat terdiri dari nomor nomor dan kode kode tertentu. misalnya:
23/K/Ps/IX/08, yang artinya:
23 = nomor urut surat
K = surat keluar
Ps = kode untuk pemasaran
IX = bulan pembuatan surat
08 = tahun pembuatan surat
*pengagendaan surat:
surat diagendakan, setelah diagendakan surat dibuat salinan. salinan digunakan untuk arsip, sedangkan yang asli untuk dikirim
*pengiriman surat:
surat yang asli diberikan kepada ekspeditur untuk dikirimkan kepada pihak yang dituju sedangkan salinan disimpan untuk diarsipkan
*skema penanganan surat:
ekspedisi
penerima
penyortiran
agenda masuk
kepala bagian
pimpinan
kepala bagian
sekretaris petugas penanganan surat
diproses
kemudian menjadi arsip
Comments
Post a Comment